Posted in books

[MANGA SERU] : KUROGANE ICHIBA

Kali ini saya cerita tentang MangaΒ  Kurogane Ichiba..Β πŸ’°πŸ’° manga kesayangan saya yang baru saja tamat. Judul aslinya adalah Ichiba Kurogane wa Kasegitai, kalau diterjemahkan ke Bahasa Indonesia kira-kira jadinya : Kurogane Iciba ingin mendapatkan uang.. πŸ˜™πŸ˜™ Yang suka duit mari dibaca.

Buat yang suka bahas ekonomi, politik atau suka aja memperhatikan sifat orang, ini juga salah satu rekomendasi yang bagus…eh jangan khawatir, bagaimana pun ini adalah Manga jadi tetap ga berat-berat amat lah..πŸ˜™ Sangat menghibur malah..jadi agak mikir juga.

Tokoh sentral di manga iniΒ  adalah seorang anak laki-laki bernama Kurogane Ichiba ,sama seperti judulnya.
Ichiba adalah anak konglomerat yang tanpa perlu melakukan apa pun juga sudah kaya. Tajir dari lahir wis pokoknya.
Lucunya walau kaya raya, Ichiba merasa kesal karena dia tidak pernah melakukan apapun untuk mendapatkan uang sendiri.Β  Secara udah tajir dari lahir kan doi ya…semua sudah punya…Β  Ichiba menjadi sangat terobsesi dengan orang-orang yang mampu hidup independent secara finansial dengan usahanya sendiri.Β  Kalau ketemu dengan orang yang independent ini, matanya pasti langsung berbinar. Hahahahaaa…. πŸ˜‚πŸ˜‚

kuro
langsung norak kalau ketemu orang berbakatπŸ˜‚πŸ˜‚

Karena obsesi itulah dia memilih untuk melanjutkan sekolah di Gakuenzono. Β Di sekolah ini prestasi murid-muridnya dinilai mutlak dari berapa jumlah uang yang dihasilkan oleh masing-masing murid.Β  Makin banyak menghasilkan uang maka sang murid akan dianggap makin berprestasi. Semacam sekolah untuk entrepreneurΒ lah, tapi level ekstrim. Level banteng lah.Β  πŸ˜‚πŸ˜‚

Penilaian naik kelas dan kelulusan mutlak didapatkan dari jumlah uang yang dihasilkan, maka ketika masuk ke sekolah ini para murid dilarang untuk membawa uang sepeser pun. Apesnya si Ichiba yang oon ini,Β  membawa dompetnya ketika penerimaan siswa baru, dannn di dalamnya ada kartu kredit platinum. πŸ˜“πŸ˜“.. akibatnya Ichiba didenda 100 juta Gakuen 😱😱 ( = Gakuen adalah mata uang yang berlaku di sekolah Gakuenzono.)

πŸ’΄πŸ’΄πŸ’΄Β A great way to start a first day at school ya?Β Β πŸ€‘πŸ€‘

Kalau siswa baru yang lain mulai sekolah dengan saldo 0 Gakuen.Β  Kurogane mulai dengan saldoΒ  minus 100 juta Gakuen. πŸ˜‚πŸ˜‚ Kesian. Lalu karena hutangnya keburu banyak, tidak ada yang mau meng-hire atau menerima Kurogane jadi pegawai/anggota klub mana pun. Udah miskin, nganggur pula… bahahhahahaaaa…. makin kesiaan… πŸ˜‚πŸ˜‚

Tapi jangan khawatir, Gakuenzono adalah tempat untuk orang yang mau berusaha. Usaha kaya orang gila tepatnya… hahhhaaaaaaa…πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Ga ada yang mau terima jadi anggota klub gapapaaaaaa…. bikin klub sendiri aja!! seperti Ichiba yang membuat klubnya sendiri yang kemudian dinamakan Klub Mata Kiri Dewa.

left eye

Kenapa namanya Klub Mata Kiri Dewa? ya karena itu talent yang hanya dimiliki oleh Ichiba.Β  Mata kiri Ichiba mampu menganalisa bakat tiap-tiap manusia, jadi sekali lihat Ichiba bisa tau apa kelebihan masing-masing orang tersebut dan pekerjaan macam apa yang cocok untuk orang ini. Oleh karena itu Ichiba mendirikan klub semacam pemandu bakat,, *bukan kaya pencarian bakat di tipi-tipi itu ya… tapi semacam klub Head Hunter alias perekrut karyawan/pekerja profesionalΒ  gitu lah. Pengen deh saya ketemu sama Ichiba dan minta dicariin tempat kerja yang sesuai ama saya..lalu ternyata saya ga punya talent apa-apa.. hiks-hiks,.. 😭😭

Ternyata klub semacam ini belum ada di Gakuenzono. Mulailah Ichiba merintis klubnya seorang diri. πŸ’°πŸ’° Mendirikan klub di Gakuenzono mirip dengan proses pendirian perusahaan di dunia kita. Karena keterbatasan karyawan (kan klubnya baru dia doang tuh) lalu terbatas modal pula (utang dia 100 juta gakuen harus mulai dicicil πŸ˜‚πŸ˜‚), Ichiba mulai mengalami masa-masa sulit sampai musti jadi gembel. Ichiba sampai tinggal di tenda di gunung sekolah sekalian berkantor di situ juga. πŸ˜‚πŸ˜‚Β  Melas lah pokoknya. tapi ya kocak sih. wahahhaaaaaaa… πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Ichiba mulai mencari klien yang mau menggunakan jasanya, mulai dari restoran bobrok dan sepi yang sebenarnya makanannya enak banget. Menurut analisa Ichiba, restoran ini membutuhkan pelayan restoran yang handal. Ichiba sukses mendapatkan karyawan yang sesuai dengan keinginian Owner. Lalu suksesnya berlanjut ke klien-klien yang lain.

Salah satu klien terpenting Ichiba adalah ketua OSIS dari Gakuenzono, Hagane Asamatsuri. She is the boss. super bad ass boss.
Ternyata dibalik majunya sekolah Gakuenzono, ada sosok Hagane Asamatsuri-sang ketua OSIS yang legendaris. Kalau beneran ada ya cewe macam gini, wah dunia pasti makmur sejahtera adil merata. Hagane for DKI-1… halahhh..

hagane 3.jpg
Hagane Asamatsuri

Hagane mampu membuat kebijakan-kebijakan dan strategi ekonomi sosial politik yang mampu memperbaiki sistem di Gakuenzono. Dia lah yang disebut-sebut sebagai orang yang membawa Gakuenzono keluar dari musim paceklik suram yang terjadi sebelumnya karena OSIS dan sistem yang bobrok. Di masa pemerintahannya, perekonomian Gakuenzono maju pesat dan murid-muridnya bahagia dengan klub masing-masing.

Sayangnya Hagane hanya bekerja sendiri. Semua keputusan ada di tangannya karena tidak ada yang mampu bekerja sesuai dengan standar integritas Hagane. Alasan lainnya adalah karena Hagane sudah kehilangan kepercayaan terhadap bawahan-bawahannya. Jadilah dia pecat semua orang dan sejak saat itu dia bekerja sendiri dengan kekuatan super powernya.

Ichiba tidak menyukai cara kerja Hagane yang demikian, maka dia menawarkan jasa untuk mencari bawahan yang sesuai dengan standar Hagane.Β  Untuk jasanya itu, Ichiba meminta Hagane untuk berinvestasi ke klub Mata Kiri Dewa miliknya.

hagane2.jpg

hagane.jpg

Dari sini kita akan mengikuti perkembangan klub milik Ichiba ini.Β  Mulai dari mencarikan kandidat-kandidat yang kompeten untuk Hagane sampai menghadapi saingan klub sejenis yang tiba-tiba muncul.Β  Mulai dari dimodalin Hagane sampai go-public alias klub yang sanggup jual saham.Β  Gara-gara baca komik ini, Pak Suami juga ikutan jadi belajar saham.. hehehehehee… πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Selain Ichiba dan Hagane, kita juga akan ketemu beberapa karakter yang sebenarnya potensial banget dan bisa maju pesat tapi terkungkung oleh tanggung jawab dan ketakutan menyakiti orang lain. Jadi takut bergerak maju lah. Ada juga karakter-karakter kuat yang sanggup menggilas apa pun dan berada di puncak piramida ekonomi. Seru banget kalau diselami satu per satu karakternya.

Saya sempat bingung Manga ini mau dibawa kemana, soalnya kalau cuma cerita cari kandidat yang cocok untuk sebuah posisi di perusahaan kan ya jadinya ga bakal seru-seru amat ya. Jadi kaya cerita manga detektif yang case per case gitu.Β  Ya seru tetep dibaca pasti, tapi cuma disitu-situ aja kan?

Tapi ternyata oh ternyata, to my surprise… Manga ini belok ceritanya ke politik.Β  Gakuenzono menjadi semacam miniatur negara. Kalau awalnya hanya dibahas dari sisi ekonomi, sekarang pindah ke sektor politik. dan momennya pas banget sama pilkada DKI… bahhahaahahaaaa… sengaja banget ini Gramedia tampaknya ya…

Babak terakhir dari manga ini malah menceritakan kudeta yang terjadi di Gakuenzono.Β  Ada sekelompok orang yang menamakan diri sebagai OSIS gelap yang tidak setuju dengan kebijakan Hagane AsamatsuriΒ  yang konsisten dengan visi sekolah Gakuenzono.

Semasa pemerintahannya Hagane menciptakan iklim dan atmosfer yang mendorong para siswa untuk berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan uang.Β  Kebijakan dan peraturan yang di Hagane mampu menjamin bahwa hasil akan setara dengan usaha yang dikeluarkan masing-masing murid. Ga ada cerita murid-murid pemalas tapi duitnya banyak cuma karena dia senior aja, atau udah terlanjur kaya.
Nope. Murid-murid ini kan masuk Gakuenzono dengan saldo 0 Gakuen. Jadi ga ada istilah udah kaya duluan. Kalau usaha maksimal ya hasil uangnya maksimal.

hagane 4
“Penghargaan yang setara dengan Usaha”

Lalu kira-kira apa program kerja dari OSIS gelap, yang mampu menggoyang pemeritahan Hagane, Bahkan sampai sanggup menurunkannya dari jabatan Ketua OSIS? Jawabannya adalah Basic Income.

Secara sederhana, program Basic Income dari OSIS gelap ini menjanjikan pemberian sejumlah uang untuk minimum income bagi semua murid di setiap bulannya.Β  Jadi kerja atau ga kerja, para murid tetap akan memiliki pendapatan tetap. Sistem Basic Income ini sangat berbanding terbalik dengan kebijakan Hagane. Sistem ini bisa jadi mengembalikan Gakuenzono ke masa-masa dimana banyak murid kehilangan antusias mencari uang karena mereka merasa aman. Di masa gelap tersebut, murid-murid yang sudah memiliki posisi yang tinggi atau senior, mulai ogah-ogahan bekerja karena berada dalam zona aman.
Sedangkan para murid junior tidak bisa meningkat karirnya sebelum para senior tadi lulus. 😞😞

Kebijakan Hagane membuat para murid bisa mencapai puncak karir sepanjang mereka qualified.Β  Senior atau junior bukan hal yang penting. Iklim yang diciptakan oleh Hagane ini sangat ideal untuk murid-murid yang sangat bersemangat. Murid-murid yang memilikiΒ fighting spiritΒ yang besar, usaha mereka tidak dibatasi.Β  Kekurangan sistem ini adalah semua orang harus selalu siap bersaing dan berusaha. Sekali saja santai, bisa jadi akan dilibas oleh murid lain yang lebih inovatif.

Lalu bagaimana dengan murid-murid yang tidak menonjol dan biasa-biasa saja, baik dari bakat dan niat? murid yang standar-standar saja lah.

Sistem Basic Income tentu tidak melulu buruk. Terutama bagi murid-murid yang tidak terlalu menonjol tadi. Mengapa? Karena ada pula murid-murid yang akhirnya malah menemukan keberanian mereka untuk mengejar passion mereka ketika ada kepastian akan mendapatkan pendapatan minimum tiap bulan. Murid-murid ini merasa tidak perlu khawatir kekurangan uang untuk biaya pajak,etc lagi.Β  Basic Income menjamin mereka tetap bisa lulus, *Gakuenzono akan memecat muridnya yang tidak sanggup membayar pajak kenaikan kelas dan kelulusan.

So kedua sistem baik ciptaan Hagane Asamatsuri ataupun OSIS gelap yang diwakili oleh Keith Kugayama ini sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Agak mirip ga sih dengan kandidat DKI 1 di pilkada lalu? 😎😎 Saya sih merasa benar-benar mirip kondisinya.

shirogane
Basic IncomeΒ 

Kalau pembaca jadi murid Gakuenzono, kira-kira pembaca akan vote untuk Hagane Asamatsuri atau Keith Kugayama? 😢😢 Pembaca akan vote sistem usaha setara dengan kerja keras atau Basic Income? 😢😢

Manga ini sudah diterbitkan oleh Gramedia dengan total 13 volume dan udah tamat tahun 2017 kemaren. Siap-siap beli yang bundle deh kalau ada yang jual. Ga bisa berhenti baca soalnya. Saya aja suka kesel nungguin lanjutannya terbit lamaaaa bangettsss padahal lagi hot banget ceritanyaa… Wuuuuuu!!!

All in all… manga ini super recommended. Cocok untuk dibaca oleh orang-orang yang suka mikir kejauhan macam saya. Manga ini cukup terasa realΒ dan relevant jika dibandingkan dengan kondisi dunia jaman sekarang ini. So? Baca ya baca!

 

Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s