Posted in Grow up

[MENDADAK DEWASA] : YUK NABUNG SAHAM!πŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’Ž

Judul post nya serius abis ya.. makin bener hidup saya kayaknya.. 🀣🀣 udah iya in aja biar saya seneng lah ya. 🀣🀣

Sesi Mendadak Dewasa dimulai lagi.
Kali ini topiknya tentang : Mengelola uang.

Duit kalau udah dapat, terus mau diapain?
Jawab : Dibuat jajan….

Kalau saya mah jawabannya pol cuma sampai dibuat jajan aja… tapi sebagai bagian dari generasi milenial, yang katanya hobinya foya-foya dan sering banget disebut hidupnya mentok, ga akan sanggup beli rumah dan lain-lain, saya jadi kan jadi mikir juga ya… mau jadi apa ntar saya ini..

Belakangan ini saya merasa sudah saatnya untuk berpikir tentang investasi. 😊😊
Ga.. ga.. ini ga akan berat-berat amat kok.. .yang berat-berat mah biar Dilan aja yang urus. *halah.
Mulai mikir aja dulu, segala sesuatu di dunia ini yang penting itu = dimulai. Kalau cuma direncanakan mah ora ono gunane… 🀣🀣 langkah pertama itu yang paling penting, soalnya abis langkah pertama biasanya saya langsung lari.. bahahahahaaa… langkah pertamanya aja yang berat. anak mager soalnya..

Luar biasa bijaksana ya pemirsa…. ✨✨✨

Kenapa hayoo saya kok jadi mendadak kesambet waras begini?Β  Semua gara-gara acara ini ni, Sabtu tanggal 27 Januari kemaren saya diajak Pak Suami ikut acara National Conference HBC “Generasi Nabung Saham ” 😊😊. Saya ikutan didaftarin di acara seminar perkenalan untuk nabung saham gitu di Bursa Efek Indonesia (BEI).

generasi nabung
National Conference HBC “Generasi Nabung Saham “.

Penyelenggaranya adalah sebuah komunitasΒ belajar investasi saham yang namanya : Happy Billionaire Club (HBC). Komunitas ini bekerja sama dengan perusahaan MNC Sekuritas untuk menyelenggarakan Gathering Nasional mereka.Β  Pak Suami memang sudah beberapa bulan terakhir ikutan join grup ini dan mulai mempelajari dunia per-saham-an ini. Tiap beberapa jam dia pantengin deh tuh grup whatsap, kadang cerita ini itu yang pastinya saya cuma manthuk-manthuk biar dikira paham…

padalo yo blas ra mudheng iki ngomong opo, pakne? Muahahhahahaaaa…🀣

Mungkin berbekal keprihatinan terhadap muka saya yang ngah-ngoh ga mudhengan ini, Pak Suami mengajak saya ke acara Gathering tadi.Β  Mungkin juga supaya saya paham kalau saham yang dia transaksikan itu untuk investasi dan bukan buat mainan atau malah judi.

 🀣🀣🀣

Sepertinya nih…se-per-ti-nya…Pak Suami merasa ga enak aja lalu kepikiran kalau saya curiga itu duit dipakai apaan…Β  dia mau saya ngerti lah saham itu kaya apa..dia mau saya ngerti kalau serius investasi untuk masa depan… soo sweettt yaaaa….
*atau ya simply karna dia males aja liat saya ga mudhengan tadi… saya sih lebih percaya sama alasan yang terakhir tadi. muka saya emang malesin kalau lagi ngah-ngoh…

Padahal ya saya mah orangnya percaya aja.. toh itu uang dia kan..wong duit ya duitmu,,, yo sakkarepmulahh….. 😎😎  Sepanjang urusan yang utama kelar aja mah, sisanya terserah. Saya ga akan sentuh deh area perekonomian situ. Karena saya penganut prinsip otonomi seluas-luasnya. Kalau tanggung jawab udah kelar, sisanya mah bebas ajah…

Yaudah ikutan lah saya ke acara itu, motivasi utamanya sih bukan karna pengen belajar saham ya,, tapi lebih ke arah BEI itu ada di sebelahnya Pasific Place… dan di PP itu ada : Ippudo.. Muahahahhahaaaaaa…. ga bakal nolak lah kalau ippudo mah.Β  Secara kalau dari Depok ke PP kan ya juauhhh yaa.. jadi mumpung bisa sekalian jajan, saya setuju ikutan acara seminar ini.. murah banget alesannyaa yaaa…

ippudo
Ramen nya enak , tapi saya lebih berasa nostalgia aja kalau ke sini.

Ternyata oh ternyata untuk ikutan acaranya musti ribet.

Saya ga cuma daftar, bayar tiket lalu datang ke acara ini. Tapi sebelum saya resmi terdaftar sebagai peserta , saya harus mendaftar sebagai anggota (atau nasabah ya sebutannya?) dari MNC Sekuritas-> ya kan dia sponsor acara ini ya..

Pertanyaan saya yang pertama adalah : apaan tuh perusahaan sekuritas? ribet amat daftarnyaaa!!! kenapa ga bisa nebeng aja punya Pak Suami aja, kan saya cuma mau ikutan acara seminar lalu makan di ippudo. kok musti daftar gituan segala?! but no, pokoknya saya musti jadi nasabah MNC sekuritas. kalau ga ya ga bisa ikutan acaranya.

πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘

Ya apa mau dikata..emang musti join itu sekuritas…mulai lah saya isi form ini itu, kirim fotokopi ID, NPWP, hal depan buku tabungan laluΒ  Kirim semua form dan fotokopian tadi bersama surat pernyataan bermaterai.

Setelah proses yang panjang dan rumit dan hampir semuanya dikerjain ama Pak Suami karna saya males luar biasa, saya punya RDN BCA. RDN = Rekening Dana Nasabah punya BCA. Ayeeeii!!!

Seneng punya RDN. padahal masih ga ngerti gunanya apa.

Katanya khusus untuk acara ini minimal saldo pembukaan RDN nya cukup 100 ribu aja, kalau buka sendiri minimal 5 juta.. katanya sih ini.. Walau saya ga paham tapi lumayan lah ya.. daripada keluar duit 5 juta kan.

Tapi sebentar deh, jadi apa itu perusahaan sekuritas dan RDN BCA? kok makin kemana-mana ini urusannya ya? Saya jadi mulai penasaran sedikit. Sedikit aja tapi.

Saya baru paham setelah acara nya sih… tapi secara sederhana kira-kira begini :

Transaksi saham ternyata ga kaya belanja online… *ya iya lah…. 🀣🀣

Maksudnya transaksi jual beli saham tidak bisa dilakukan oleh seorang individu langsung ke perusahaan A,B atau C yang punya saham.. harus lewat perantara atau istilahnya pialang atau broker… nah Perusahaan Sekuritas ini lah yang bertindak sebagai perantara.Β  Perusahaan sekuritas memiliki lisensi khusus untuk bertransaksi dalam pasar modal. Nantinya akan ada fee untuk perusahaan ini untuk setiap transaksi.Β  Katanya perusahaan sekuritas ini juga akan memberikan rekomendasi saham-saham apa yang baik untuk dibeli.Β  Tapi intinya dia adalah perantara transaksi saham lah.

Ok, daftar deh tuh MNC sekuritas kan.. lalu kenapa masih butuh RDN?

Riwehhh yak.. biar gampang marilah kita menganggap kalau saham ini adalah bentuk mata uang khusus. jadi memang perlu koridor sendiri dan tidak bisa digabungkan dengan uang yang ada di tabungan. Anggap aja gitu lah ya..

Maka lagi-lagi untuk melakukan transaksi jual beli saham di pasar modal, kita memerlukan yang namanya rekening saham.Β  Jadi ga bisa pakai rekening bank yang untuk tabungan biasa langsug debet atau transfer gitu. Musti khusus adas sebuah rekening yang kita top up saldo nya lalu baru bisa dipakai untuk beli saham.Β  Kalau jual pun nanti dia masuk ke rekening saham itu.

Kayaknya sih gitu konsepnya.Β  Belum tau juga sih, wong belum transaksi.

Karena saya sudah menabung di BCA dari kapan tau, setelah kami cek ternyata BCA memiliki produk perbankan yang bernama RDN – Rekening Dana Nasabah, yang memang ditujukan untuk transaksi saham tadi. Untuk penjelasan lebih detail dan form pendaftaran bisa dilihat di link berikut

https://www.bca.co.id/id/Individu/Produk/Investasi-dan-Asuransi/RDN

Ok nihh… *tarik napas dulu…*
Udah daftar perusahaan sekuritas, lalu sudah punya RDN pula… katanya dengan ini saya resmi menyandang title calon investor. Horeee!!!!

Ini baru mau ikutan seminar lho ini… dah riweh amat ya… padahal pertanyaan utamanya malah belum disenggol loh :

Apakah nabung saham itu masuk akal?

Ya to? ini topik utama seminarnya kan ini… masa udah ribet daftar ini itu ternyata saham itu ga masuk akal.. kan ngeselin.

Seminar Yuk Nabung Saham ini diisi oleh 5 (atau 6?) pembicara… tapi yang saya ingat dan dengar baik-baik hanya 3.. hahahhahaaaaa… sisanya gabut lah saya. Tiga pembicara itu adalah Bapak Direktur BEI, lalu seorang analis saham dari Filipina dan si Bapak Pendiri Komunitas HBC tadi. *dan saya lupa semua namanya… lihat foto poster di atas aja lah ya untuk nama-namanya. Saya cuma ingat nama pertama si Analis ekonomi saham dari Filipina itu Jason.

So mengapa saham? apa itu saham?

Dari segala penjelasan panjang lebar bapak-bapak seminar, kesimpulan saya kira-kira begini :
Saham adalah bentuk kepemilikan terhadap sebuah perusahaan. Dengan membeli saham, saya menjadi pemilik perusahaan tersebut dengan prosentase sebesar saham yang saya beli melalu pasar modal.
Saya memberikan modal bagi perusahaan tersebut untuk berkembang dan nantinya saya akan mendapat keuntungan dari modal yang saya berikan tersebut.Β  Keuntungannya bisa jadi dalam bentuk deviden (laba?) atau ya bisa saja setelah nilai perusahaan ini meningkat, saya jual saja saham saya tadi untuk dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan waktu saya beli. Saya pindah tangankan kepemilikan saya terhadap perusahaan tadi dengan imbalan uang senilai harga saham terbaru.

*ini entah bener atau enggak ya,,,tapi kira-kira begitu lah kayaknya….Β  muahahahaaaa….

Lalu mengapa saya merasa saham itu masuk akal untuk investasi?

Karena menurut pendapat saya secara pribadi, segala sesuatu di dunia ini kalau dikumpulkan ya bisa jadi investasi. Apa pun!
Selama kita bisa menemukan market alias pasarnya.
dan tekun tentu saja ya.

Ini semacam kita pelihara ayam gitu kan. Saya bisa piara itu ayam sampai gede dan bertelor lalu jual.Β  atau kalau sebelum sampai ayamnya bertelor saya udah pengen jual itu ayam ya tinggal jual saja. Cari deh tuh pasar ayam atau pasar telor.
Jadi rupanya ini ya kasusnya sama saja dengan berternak ayam.

Harga ayam bisa naik, bisa turun. Sama saja dengan harga saham : harganya bisa naik turun juga.Β  Bisa untung-bisa rugi.
Maka prinsipnya juga sama : Beli pas murah, jual pas harganya naik. Beli ayam yang sehat jangan yang sakit, Beli saham juga harus dari perusahaan yang sehat.

Hanya saja untuk kasus saham, setelah membeli kita hanya bisa mengamati perkembangan harganya. Ga bisa ada campur tangan kitas secara individu untuk mempengaruhi saham yang kita miliki tadi.
Jadi ya diamati aja, lalu putuskan apakah akan menambah jumlah saham yang kita miliki, atau dilepas aja pas harganya pas.

Mengapa orang menganggap saham itu menyeramkan dan mirip dengan judi?

Karena belum familiar.

Menurut saya, karena belum familiar ini lah orang-orang takut dengan pergerakan saham yang dirasa sangat fluktuatif.Β  Apalagi setelah dibeli terus ga bisa diapa-apain kan… cuma bisa dilihatin aja. pilihannya kan cuam : Buy-Hold-Sell.

Nilai saham menjadi fluktuatif karena memiliki banyak faktor penentu. dan bisa jadi faktor yang menentukan ini bisa jadi sangat tidak terduga.

Kalau kita bandingkan dengan pelihara ayam tadi… *kenapa ayam mulu ya?* 🐣🐣

untuk memelihara ayam, kalau kita ingin ayamnya sehat maka kita harus memastikan dulu kandangnya sehat, makanan sehat lalu bibit ayamnya juga sehat.Β  Setelah faktor-faktor yang bisa kita handle tadi sudah kita pastikan, tiba-tiba gunung merapi meletus lalu hujan abu. Cuaca buruk lah, sakit lah ayam kita.. atau bahkan mati.

Saham juga begitu, kinerja perusahaannya okay.. sales produknya juga okay. ee ternyata negara kita gonjang-ganjing politik ra jelas, mau pilpres misalnya.trs heboh.Β  Para investor asing takut invest di Indonesia. Turun lah harga saham, IHSG dan macam-macam lainnya.

Tapi ya tapi nih… ini entah saya yang sotoy atau gimana… 😜 setelah saya ikutan seminar itu, saya kok merasa faktor-faktornya yang mempengaruhi harga saham ini jadi bisa dipelajari atau diprediksi. *Sotoy tingkat neptunus 🌏🌏… hahahahaaaa…..Β  Maksud saya, kita bisa merasakan kalau memang pasar modal sedang lesu atau ga normal. Akan ada trend turun dan lain sebagainya. Paling tidak, perubahannya pasti bisa dirasakan.

Ya pastinya ga gampang memang,,, tapi rasa-rasanya kok bisa dimengerti. *lagi-lagi sotoy tingkat neptunus. 🌏🌏

Lalu kalau emang pasar modal lagi lesu atau lagi ga stabil gimana? ya investasi di area lain dulu aja. Saham ini kan juga cuma salah satu cara investasi toh… dan tujuannya juga untuk tabungan saja.

Mengapa Saya Tertarik Belajar Saham?

Alasan utamanya adalah karena investasi ini masuk akal. hahahaaaa…. tidak menjelaskan sama sekali ya?

 🀭🀭🀭

Setelah seminar kemaren, saya merasa kalau saham ini adalah bisa dibaca dari kumpulan data dengan trend yang tercatat dengan baik. Terus karena saya anaknya penyendiri, rasanya kok bisa diselidiki sendiri.. hahahaaa…. intinya bisa saya oprek2 sendiri lalu saya simpulkan sendiri gitu… tetep kekehh nyari kerja yang bisa sendirian aja dijalanin.

 🀭🀭🀭

Ehh tapi saya juga paham dan percaya kalau belajar saham akan lebih baik kalau masuk komunitas.Β  Supaya bisa ada guideline nya gitu lhoo.. ga keblasuk beli saham yang bohongan atau gorengan ya istilahnya kemaren tu?… kan komunitas akan beri rekomendasi saham yang baik dan nilainya ekonomis…yang cocok buat belajar gitu lho…Β  berhubung Pak Suami udah join komunitas, jadi saya belajar dari Pak Suami aja dulu.. kalau dia bisa menjelaskan ke saya ini itu kan artinya pemahaman dia juga berarti bertambah dalam… bagus kannn?

Belajar pelan-pelan secara general dulu lah ya.Β  Ga akan langsung jago juga, wong yang sudah belajar tahunan juga kayaknya belum ada yang banting setir dari karyawan jadi full time investor saham. πŸ˜…πŸ˜…
Saya merasa selama kita punya kendali diri yang kuat.. maksudnya ga belanja saham secara membabi buta gituuu… kita bisa kok mendapatkan keuntungan dari investasi saham ini. Saham emang cocoknya untuk penghasilan tambahan atau bonus aja lah kita sebutnya ya.

Kelebihan dari investasi saham saat ini adalah karena sekarang iklim investasi di Indonesia sedang baik, maka kalau mau mulai belajar ya sekarang adalah waktu yang pas. Supaya paling tidak, investasi kita relatif lebih aman. Kalaupun jatuh ya ga dalem-dalem amat kayaknya… sotoy lagi.

Ya pada akhirnya semua investasi ituΒ  beresiko kan ya… tapi investasi atau nabung saham ini resikonya masih masuk akal lah.

Nah segitu dulu lah saya tulis-tulis tentang seminar saham.. beruntung saya punya wawasan baru yang bermutu di area selain bidang pekerjaan…. seru juga kayaknya.
Saya masih nunggu RDN saya aktif,,musti nunggu lama juga untuk bisa aktif rupanya… terus mau belajar dulu cara transaksi saham ama Pak Suami. Nanti saya tulis perkembangan pelajaran saham saya ya..

Salam. ❀️️❀️️

One thought on “[MENDADAK DEWASA] : YUK NABUNG SAHAM!πŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’Ž

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s