Posted in Grow up

MERENCANAKAN TABUNGAN DENGAN JENIUS

Lalu pasang #hari2jenius , biar kayak anak milenial sejati.

Ya saudara-saudariku, menabunglah semuda mungkin dengan terarah. Menabunglah dengan rencana.
Mengapa?
supaya hasilnya lebih maksimal dan setresnya minimal.
Ga usah sampe pengen kaya banget deh, asal semua kita bisa memaksimalkan potensi kita mengontrol uang yang kita tabung aja saya udah happy.

Setres menabung juga jadi minimal karena kita sudah budgeting dari awal. Makanya bikin rencana dulu. Senang-senang juga dimasukin rencana. Bukan setelah senang-senang dulu baru sisanya ditabung. Atau ditabung duluu sampai iriitttt, terus ga jadi senang-senang. terus bete.

Targetkan lalu rencanakan.

Bingung ya? Yuk sini saya komporin ya..

Saya baru daftar jadi nasabah Jenius kira-kira 3 bulan yang lalu lah. Dan asli nyesel kenapa ga dari dulu. Kenapa ga dari 2016 misalnya. Eh dia dari kapan si berdirinya? Saya pengen daftar dari awal beneran. Atau coba deh bank-bank konvensional bikin sistem yang sama gitu? Bagian internet banking nya deh.

Saya sudah cukup lama tau si Jenius ini, cuma tau aja tapi ya. Ga cari tau juga itu apaan sih, Cuma tau dia itu semacam aplikasi finance gitu tapi entah apa. Sampai pada suatu hari, saya baca entah dimana kalau Jenius ini bisa dengan mudah buka deposito.

Waaaa… cocok sekali dengan orang MAGER macam saya.. Wahahahhaaaa… bahagia.

Ada yang tau SBR ga si? Savings Bond Ritel yang dikeluarin sama Menkeu itu loh. Saya pengen banget ikutan beli dari kapan tau karna minat banget sama bunganya floating kan tuh pernah sampai 8% loh. Tapi ya ga beli-beli sampe seri entah berapa sekarang. Kenapa? karena MAGER!!!
Males banget saya ke bank ngurus admin pendaftaran laen-laen. Eh tapi sekarang dah bisa beli online di semacam BAREKSA  ya, ga tau ding. Belum pernah beli juga sampai sekarang.

Nahhh balik lagi ke Depositonya Jenius.  mulai lah saya googling deh ni Jenius.

Jenius ini mudahnya adalah Produk bank BTPN yang berupa bank digital.

Info pertama yang saya baca adalah bunganya deposito bisa sampai 7% / tahun loh, (buat deposito di atash 500 juta tapi,, hehehe..) kalau di bawah 100 juta bunganya 6.5% / tahun saja. Lumayan banget lah. Daripada cuma suku bunga tabungan. Cuma 2 % bukan si? Belum dipotong biaya admin , dipotong pajak bunga. Abis deh.

Dan yang paling oke adalah kita bisa daftar sendiri lewat hape.
Nih… niiihhh… poin utamanya. Daftar lah saya iseng-iseng pas saya jalan ke PIM. Booth Jenius ini ada banyak banget di mall-mall. Cukup dengan download apps Jenius,  KTP dan setoran pertama 500 ribu rupiah saja. 15 menit kita sudah jadi nasabah Jenius dan dapat kartu ATM Jenius yang sudah tertera NAMA kita. Hahahahahaaa… seneng saya, sepanjang punya ATM dari macem-macem bank, baru kali ini saya punya ATM yang ada namanya,

Lalu saya pulang dan mulai oprek-oprek sendiri apps nya.

j1-e1564634121819.jpg

Oke saya bahas benefit yang pernah saya coba ya, nanti baru kekurangannya.

Yuk yuk..

(+1) MAXI SAVER a.k.a Deposito 

Tentu fitur Deposito nya dong yang saya oprek pertama kali. Saldo masih cuma 500 ribu aja udah mau langsung buka deposito saya.

Ternyata saldo minimal untuk buka deposito di Jenius adalah 10 juta dengan suku bunga yang per tahun 6.5 %. Jangka waktu deposito bisa diganti mulai dari 1 bulan sampai 12 bulan. Ada simulasi berapa hasil deposito kita tergantung jangka waktu yang dipilih, seperti pic di bawah.

Untuk semua pic saya ambil dari apps Jenius ya.,biar lebih jelas saja. Saya mau fokus ke experience saya saja dengan Jenius. Wehehehee… Oke saya coba deh 10 juta tapi temponya 1 bulan saja. Saya tunggu sampai jatuh tempo.

maxi 2.png
simulasi untuk jangka waktu 1 tahun

Di akhir bulan setelah jatuh tempo ternyata saya dapat tambahan 46 ribu untuk 10 juta yang saya depositokan selama 1 bulan. itu sudah dipotong pajak ya. Deposito ada pajaknya, gaes.

Menurut saya lumayan banget banget kalau mau dibandingkan dengan ditabung aja gitu di tabungan biasa. Misal 10 juta dengan bunga 2 % setahun. Kalau saya hitung kasar :

10 juta x 2% /tahun = 200 ribu  / tahun

200 ribu / 12 bulan = 16666.66 /bulan

Lumayan kan kalau kita dapat 46 ribu kalau dibandingkan 16 ribu to?

Dan di Jenius ini tidak ada potongan biaya admin. Makin lumayan kan hitungannya.

Lalu kalau sudah selesai jatuh tempo bagaimana? Di Jenius ini ada 3 pilihan

(1) Perpanjang pokok dan bunga nya –> jadi lanjut saja dideposito semua untuk bulan-bulan berikutnya.

(2) Perpanjang pokok –> Bunganya dikirim ke saldo aktif kita, sedangkan pokok yang 10 juta tadi dideposito lagi.

(3) Kembalikan ke saldo aktif –> Jadi ya deposito selesai. Pokok 10 juta dan bunga nya masuk ke saldo kita.

Kalau pun misalnya sebelum deposito kita jatuh tempo ternyata kita butuh uang, maka pokok deposito kita tadi bisa ditarik. Konsekuensinya ya hanya pokoknya saja yang dikembalikan dan tidak ada bunga yang sudah berjalan. Tapi tidak ada biaya pinalti. Adil sih menurut saya.

Jadi kesimpulannya saya suka dengan deposito Jenius ini.

Saya pakai deposito Jenius ini sebagai semacam sabuk pengaman karena saya sedang belajar investasi saham. Investasi di saham menurut saya resikonya cukup tinggi, apalagi untuk orang awam. Makanya saya ga berani jor-joran menaruh uang saya di saham langsung. Saya masih berinvestasi saham dengan nominal kecil saja sambil belajar dulu. Untung ya untung sedikit, tapi kalau rugi ya sedikit juga.

Sedangkan sisa modal yang saya siapkan untuk investasi ini saya masukkan deposito saja dahulu dengan jangka waktu pendek-pendek saja. Tiap bulan saya akan review lagi mau investasi di saham atau saya keep lagi di deposito.

Daripada saya biarkan di tabungan konvensional biasa yang bunganya kecil dan potongan admin, menurut saya lebih oke kalau saya masukkan deposito saja, Masuk akal kan ya?

Untuk yang nilai tabungannya kurang dari 10 juta dan belum bisa membuka deposito , Jenius menyediakan 2 jenis tabungan lain yaitu Flexi Saver dan Dream Saver. Penjelasan singkatnya kira-kira seperti ini :

Flexi saver : Seperti tabungan biasa dengan bunga 5% / tahun tanpa biaya admin.

Dream saver : Seperti tabungan berjangka dengan bunga 5%/ tahun tanpa biaya admin. Jadi kita bisa menentukan target tabungan lalu mensimulasikan kira-kira perlu waktu berapa lama dengan jumlah tabungan per bulan berapa. Lalu kalau kita setuju, maka tabungan kita akan di auto debet per bulan sesuai yang disepakati sampai jangka waktu tertentu.

Jadi bisa saja kita bikin Dream = Deposito. Target = 10 juta, mungkin auto debet per bulan terserah berapa yang sesuai kemampuan di Dream Saver , lalu setelah terkumpul kita pindah ke Maxi Saver (Deposito).
Untuk Flexi saver dan Dream saver pun bunganya lebih tinggi daripada bank konvensional.  Bebas oprek pindah tipe tabungan yang mana pun di Jenius ga pakai ribet karena cukup di hape saja.

Jadi ya lumayan lah untuk dimanfaatkan.

(+2) Bebas Biaya Admin dan Biaya Transfer

Sudah disebut berkali-kali ya sepanjang artikel ini kalau Jenius ini tidak ada biaya administrasi seperti bank konvensional. Tidak ada biaya bulanan dan seterusnya. Saya summary ya :

(1) Bebas biaya administrasi bank. -> yang biasanya Rp 6500 itu lhoo… di Jenius ga ada.

(2) Bebas biaya transfer antar bank sampai 25 kali per bulan. Tergantung jumlah tabungan ya. Tapi maksimal 25 kali / bulan kalau tidak salah.

(3) Bebas biaya tambahan untuk top up atau isi token listrik, beli pulsa dll.  -> Top up gopay, ovo dll itu lho kan biasanya ada biaya tambahan seribu atau 2 ribu gitu kan? Nah lewat Jenius semuanya free. Top up Gopay 100 ribu ya sudah bayar 100 ribu saja. Beli pulsa Telkomsel juga biasanya ada tambahan 1500 kan tuh kalau pakai Jenius ga ada.

Service bebas biaya ini bikin saya makin mudah mengatur pengeluaran rumah tangga. Ceilah rumah tangga banget ,Jeunggg… Hahahahaaa…
Yang sekarang saya lakukan adalah ketika uang masuk ke rekening utama saya di BCA, maka sebagian uang yang sudah menjadi pengeluaran bulanan yang sifatnya tetap langsung saya transfer ke Jenius ini.

Berkat Jenius pula saya jadi bisa tau detail pengeluaran bulanan rumah tangga, seperti : KPR,transfer ortu, pulsa, gopay,listrik,dll semua bisa saya jumlahkan untuk kemudian diteruskan ke pos masing-masing. Jadi transfer dari BCA ke Jenius hanya 1 kali saja, sisanya saya ga perlu mikir biaya transfer antar bank/biaya admin ini itu karena di Jenius free tadi.
Dibandingkan saya transfer ini itu dari BCA langsung misalnya,pasti akan kena beberapa kali biaya transfer dong. Ya 6500 saja si, tapi kalau dikali 5 aja udah banyak kan dibanding nilai bunga bank.
Bahkan kadang Jenius memberikan cashback biaya admin (si 6500) kalau kita mentransfer dari bank lain ke rekening Jenius kita. Bagian ini saya masih agak bingung sih, karena ga selalu dapat cashback nya.

(+3) Kartu Debit dan Debit Virtual

Ini juga menarik sih, bisa diotak-atik kartunya

(1) Gratis tarik tunai sampai 25 kali/bulan di ATM bersama -> jumlah gratis tarik tunainya tergantung sama jumlah saldo lagi ya. Ternyata ini berguna loh buat orang yang tinggalnya jauh dari mesin ATM bank tertentu. Buat yang di daerah gitu ternyata lebih banyak ATM Bersama dibanding ATM bank X, Y, Z.

(2) Bisa menaruh limit di kartu debit dan bisa minta kartu tambahan.
Maksudnya kita bisa pisahkan saldo yang bisa ditarik oleh kartu dengan tabungan. Jadi bisa terkontrol ya pengeluarannya. Tabungan juga tetep jalan.  Lalu bisa juga meminta kartu tambahan. Ni berguna ni misal mau kasih uang saku ke anak atau suami/istri buat uang transport. Tinggal minta kartu tambahan, isi aja kartunya sekian rupiah buat sebulan misalnya. Selesai. Terkontrol deh pengeluarannya.

kartu.PNG

(3) Kartu Debit virtual
Cocok buat orang yang ga punya credit card kaya saya. hehehee.. saya belum pernah coba sih, Tapi kayaknya ya mirip-mirip lah sama VCN nya BNI.
Baca juga :  BNI Debit Online (VCN) Super Canggih

(4) Bisa nabung mata uang asing (USD, SGD, JPY)
Nahhh yang hobi jalan-jalan. Dah ga perlu tuker-tuker uang asing lagi. Tinggal pake apps lalu nanti bisa tarik tunai atau gesek dengan mata uang negara yang sesuai. Bahkan dari awal bisa nabung langsung di mata uang asing kan? misal mau ke Jepang 10 hari, kira-kira butuh 100 ribu yen, ya udah deh tuh sisihin langsung per bulan sampai dapet 100 ribu yen. Pas sudah kumpul tinggal brangkat, uang sudah aman di tabungan.
Yang ini bisa juga sih buat yang minat investasi, nabung Dollar misalnya kan.

je2

Kayaknya 3 point di atas itu deh benefit nya Jenius yang sudah saya maksimalkan selama 3 bulan jadi nasabahnya. Cukup oke menurut saya, apalagi kalau mau dijadikan rekening operasional rumah tangga atau single juga oke lah. Biar belajar mengelola keuangan sejak dini gitu lho.

Tapi di luar hal-hal positif yang saya sebut di atas tadi, saya juga masih mikirin kekurangannya Jenius nih. Misalnya :

(-1) Ga ada buku tabungan fisik.

He eh. Jadi semua digital. Kita ga punya nih bukti fisik buku tabungan Jenius. Setiap bulan sih kita dikirim file e-settlement gitu ya. Pdf file yang merangkum semua transaksi kita setiap bulan. Udah cukup sih sebenernya ya, tapi kok kurang manteb gitu. hahahahaaa… mungkin saya aja yang belum siap amat sama digitalisasi of everthing.

Eh tapi Jenius ini adalah produk bank BTPN dan dijamin oleh OJK dan dijamin ole LPS ya, jadi ya aman dong.

(-2) Bergantung pada HP

Hehehehehe… ni emang serba salah ya. Pernah ga sih kalian harus pesen gojek tapi ternyata pulsa habis atau batere habis. Hahahahhaaaa…
Aplikasi dengan handphone memang sangat membantu, tapi ya jadi suka ngrepotin kalau pas hape nya kenapa2. Nih saya tiba-tiba kepikiran lha kalau ganti hape segala macem bakal ada masalah ga ya? maksud saya ni, hape saya kan nomer dan jenis hapenya didaftarkan sebagai user rekening saya. Lha kalau ganti, gimana ya?

Ya pasti ada solusinya sih, tapi mungkin ribet aja dibandingkan dengan kalau pake token BCA atau sms banking gitu kan?

sprout

Udah sih kayaknya 2 itu aja yang baru kepikiran. Kesimpulan saya sih, Jenius ini cocok sama perencanaan keuangan saya. Buat yang masih belum memulai nabung, beneran coba deh dipikirkan untuk mulai nabung. si Jenius ini cukup membantu kok. Boleh dicoba nih saya taruh link nya ya:

Mudah atur keuangan/kehidupan dengan Jenius. Download aplikasi Jenius di bit.ly/GetJeniusNow dan masukkan $Cashtag: $brigittad di kolom referral.

Loh kok iklan? Hahahahaa.. Ga. Ga usah masukin referal gapapa. Tapi cobain ya, lumayan lho buat top up gopay, beli pulsa atau belanja online. Ujung-ujungnya belanja juga… sekalian belajar nabung ya..

Time is money, Pak Buk.. kalau jangka waktunya lama kan ga berat nabungnya. Inget sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit kan. Klise but trueeee lho itu. Inget kumpulin Dana darurat, dana pensiun terutama dana pendidikan anak.. Hahhahaa setress lagi mamak nihh…

Salam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s